Pengesahan KUA PPAS 2018, DPRD Padang Berikan Catatan

280

PADANG (Marapinews) – Setelah melakukan voting dalam mengambil kesepakatan terhadap KUA PPAS APBD Kota Padang tahun (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) APBD Kota Padang 2018 DPRD Padang menyetujui dengan memberikan beberapa cacatan bagi pemerintah Kota Padang.

Pimpinan DPRD Padang dalam agenda sidang paripurna dalam penyampaian pandangan fraksi DPRD Padang terhadap KUA PPAS 2018, Jumat (25/8)

Dalam dengar pendapat itu, sebanyak 12 anggota DPRD setuju dengan rancangan KUA PPAS 2018 yang disampaikan Wakil Walikota Padang. Sedangkan 6 anggota DPRD lainnya setuju dengan beberapa catatan.
Adapun yang menjadi catatan tersebut yakni tentang dana yang diperuntukkan kepada Padang Sejahtera Mandiri (PSM), serta dana untuk kelanjutan pembangunan RSUD.

Beberapa fraksi menolak penambahan anggaran terhadap RSUD dr. Rasyidin, penyertaan modal untuk Perusda Padang Sejahtera Mandiri (PSM), Bank Nagari dan PDAM Padang.

Ketua Fraksi Nasdem Mailinda Rose mengatakan, penambahan anggaran yang diusulkan oleh RSUD dr.Rasyidin Padang tidak layak untuk diteruskan. Hal itu karena penggunaan dana yang berasal dari Pusat Pembiayaan Infrastruktur Pemerintah (PPIP) tidak berjalan menurut fungsinya. Juga karena terjadinya perubahan design dan administrasi.

“Kontrak yang dilakukan tidak lazim, yaitu sebanyak lima kali dalam satu tahun masa kontrak,” ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maidestal Hari Mahesa mengatakan, menolak dengan tegas program yang tercantum dalam KUA-PPAS APBD 2018 Kota Padang untuk Penambahan Anggaran Pembangunan RSUD dr. Rasyidin yang diajukan kurang lebih sebesar Rp65,8 miliar. Hal itu dengan alasan, dokumen yang tidak lengkap disampaikan dan dipaparkan pihak RSUD.

“Penjelasan pimpinan RSUD tentang penggunaan anggaran dari pinjaman pihak ketiga PIP/ SNI sebesar Rp83 miliar masih kami pertanyakan. Banyak hal yang diragukan baik dalam dokumen dan juga penyerapan anggaran untuk pembangunannya yang menghabiskan uang rakyat cukup besar tersebut. Begitu juga halnya dengan pemapaparan dari Perusda PSM yang belum memenuhi mekanisme, ” katanya.

Ucapan terimakasih Wakil Walikota, Emzalmi dalam sidang paRIPURNA kua-ppas 2018

Sementara, Ketua Fraksi Demokrat Yulisman menyampaikan, Fraksi Demokrat DPRD Kota Padang menerima KUA- PPAS TA 2018 untuk disepakati sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan dan perundang- undangan yang berlaku. “Namun, harus dijelaskan untuk menyetujui KUA- PPAS tahun 2018 ini, DPRD Padang harus memahami bahwa menyatakan disetujui dalam artian ada catatan, dan harus menjadi perhatian khusus pemko,” katanya.

DPRD bersama pemerintah Kota Padang telah menyepakati KUA PPAS APBD 2018, Jumat (25/8), dengan anggaran belanja sebesar Rp2,351 triliun. Jumlah anggran tersebut dialokasikan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp1,103 miliar atau sebesar 46,96 persen dari total APBD.

“Pengesahan KUA PPAS APBD 2018 tersebut berdasarkan hasil voting terhadap anggota DPRD yang hadir dalam rapat tersebut,” ujar Wakil Ketua DPRD Padang, Wahyu Iramana Putra.

Penetapan keputusan dengan voting tersebut disebabkan tidak ditemuinya kesepakatan untuk menyepakati KUA PPAS 2018  berdasarkan pandangan fraksi. Namun, setelah dilakukan skor satu jam dalam paripurna, didapatkan hasil bahwa KUA – PPAS TA 2018 disepakati namun dengan catatan. (mon)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here