Polisi Amankan 2 Mahasiswa dan Pedagang Kaset Tengah Pesta Sabu

1822

PDGPanjang (Marapinews) – Kepolisian Resor Kota Padang Panjang,tepatnya ,tim buser Narkoba menangkap ZK (31), bandar narkoba jenis sabu-sabu yang diduga kerap bertransaksi dengan jumlah di wilayah hukum Kota Padang Panjang Dia ditangkap di salah satu lokasi rumah kosong nagari Tambangan kecamatan XKoto Tanah Datar.

Kasat Narkoba Polres Padang Panjang mengatakan, dari informasi tersebut tim langsung melakukan penggerebekan pada Selasa sekitar pukul 13.20.WIB, dirumah kosong tersebut. Saat dilakukan penggeledahan dilokasi ditemukan barang bukti berupa satu plastik klip bening berisi sabu,

ZK yang keseharianya menjual Kaset CD di pasar Padang Panjang, ditangkap bersama rekannya, TM (23) asal Payakumbuh dan GL (26)asal Singkarak  di  sebuah romah kosong di perkebunan warga  di Jorong Padang Galundi, Nagari Tambangan, sekitar pukul, 13.20 WIB, Selasa (3/4) kemarin.

Tiga tersangka  dan barang bukti (bb)   berjumlah 18 paket Sabu-Sabu serta  peralatan hisap diamankan di Mako Polres Padang panjang untuk di kembangkan

Pantauan marapinews di Mako Polres Padang panjang, Selasa kemarin,  pasukan Buru Sergap (Buser) Satnarkoba Polres Padangpanjang,  menggiring sekaligus menjebloskan  tiga tersangka ke dalam Sel Tahanan Polres ulah terlibat kasus narkotika  gol satu jenis Sabu- Sabu.

Dari informasi  Jajaran Satnarkoba,  penangkapan tiga tersangka ZK,TM dan GL ini berawal dari keresahan masyarakat terkait tersangka ,ZK, yang di duga kuat telah mengedarkan narkoba.  Tidak hanya meresahkan, tersangka ini, juga Target Operasi (TO ) Satnarkoba sejka 2017 lalu.

“ ZK, adalah TO kami, pergerakan tersangka ini sudah dalam  monitor kami. Laporan masyarakat kita terima, personil kita langsung bergerak  dan

melakukan penangkapan  tersangka di area hutan di sebuah rumah kosong di Jorong Padang Galundi, Nagari Tambangan bersama dua tersangka, TM dan GL yang hendak menggelar pesta  sabu- sabu,” sebut Kasat Narkoba AKP Hidup Mulia  pada marapinews

Dilokasi kejadian, anggota menemukan tiga paket kecil sabu-sabu.  Namun, sebelum penggeledahan lokasi, tersangka sempat mengetahui kedatangan Polisi dan membuang sebagian barang bukti.

“Sejumlah barang bukti  sempat  dihilangkan  tersangka dengan  membuangnya  ke semak semak disekitar lokasi kejadian. Setelah dilakukan penggeledahan  anggota menemukan belasa paket sabu yang disimpan didalam kerangka mobil mainan,” ujar Hidup Mulia.

Tersangka ZK, merupakan pengedar dan tersangka TM dan GL merupakan konsumen  ZK.  Kedatangan  TM dan GL  menemui ZK untuk membeli barang haram itu untuk di kosumsi. Tiga tersangka tersebut  akan di jerat pasal berbeda, dimana  pengedar ,ZK, dijerat pasal. 112,114, 132 ayat 1 dan 127  ayat 1 huf A, terancam 20 tahun penjara,  dua tersangka ,Tm, dan ,GL,   terjerat pasal 132 ayar 1 dan 127 huf a. dan terancam 15 tahun penjara.

Mantan Napi dan Dua Pelajar

Tersangka ZK, jelas Hidup Mulia lagi, merupakan mantan  Narapidana penganiayaan tahun 2105 silam. Setelah menjalani hukuman  5 bulan penjara, ZK  berprofasi sebagai pedagang kaset di Pasar Padang panjang.  “ Beraktifitas di   kawasan Pasar, ZK  mulai terjerumus ke dunia narkoba dan nekat menjadi pengedar  sekaligus memasarkan barang haram itu di kawasan Padang panjang, Batipuh dan X Koto,” kata Kasat Narkoba setelah melakukan introgasi.

Sementara dua tersangka lain, masih berstatus pelajar dan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Padang. “  Hasil Introgasi tiga tersangka telah mengakui perbuatannya dihadapan penyidik.  Kasus dikembangkan dan didalami untuk mengusut tuntas kasus  ini,” sebutnya.

Terpisah, Kapolres Padang panjang, AKBP Cepi Noval, membenarkan telah ditangkapnya tiga tersangka narkoba di wilayah hukumnya. “ Terlibat kasus narkoba, criminal dan pekat, akan berhadapan dengan penyidik saya.  Berani berbuat berani mempertanggungjawabkan perbuatannya, melanggar hukum. Tanpa pandang bulu, baik itu masyarakat  dan pejabat, dimata hukum tetap sama. Untuk itu saya menghimbau pada  warga untuk tidak mengenal narkoba dan tidak melakukan tindak pidana,” sebut Cepi Noval. (paul)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here